Hati-Hati, Diteriaki Baut Kendaraan Lepas, Bisa Jadi Modus Gendam Seperti Kasus Ini

Wanita yang menjadi korban gendam dengan modus baut lepas (istimewa)
Wanita yang menjadi korban gendam dengan modus baut lepas (istimewa)

BONDOWOSOTIMES, MALANG – Kasus gendam kembali terjadi (15/6/2019). Namun kali ini para pelaku menyasar pengendara motor yang melintas di jalan. Khususnya pengendara wanita yang berkendara sendirian. Kasus itu terjadi di kawasan Kedungkandang, tepatnya di Jalan Mayjend Sungkono.

Sebuah akun Facebook bernama Krabby Patty, memposting kejadian gendam yang menimpa seorang perempuan saat melintas di kawasan Jalan Mayjend Sungkono. Tepatnya di samping kawasan Kantor Terpadu, Kecamatan Kedungkandang.

Dijelaskan dalam akun Krabby Patty, modus yang digunakan pelaku untuk menghentikan korban, yakni dengan berpura-pura memberi tahu jika salah satu baut pada bagian sepeda motor korban akan terlepas.

Saat mendengar hal itu, otomatis korbanpun langsung berhenti dan melihat kondis baut yang dikatakan pelaku akan terlepas. Namun entah bagaiman ceritanya, saat korban berhenti, tanpa sadar korban lantas menyerahkan semua barang seperti hp dan uang Rp 200 ribu kepada pelaku. Setelah itu, pelaku lantas segera kabur. 

"Modus gendam dengan dalih ada baut motor yang lepas. Setelah berhenti, korban diminta hp dan lain-lain. Ati-ati seng lagi otw (hati-hati yang lagi jalan). TKP Jalan Mayjend Sungkono, sebelah Kantor Terpadu. Foto korban arek(anak) Kedungkandang," tulisnya dalam postingan di grup Facebook (15/6/2019).

Dan tak lama kemudian, kembali dijelaskan Krabby Patty dalam kolom komentar, Jika sekitar setengah jam kemudian, terdapat seorang laki-laki yang kembali mendatangi korban. Saat itu, laki-laki tersebut meminta korban memberikan kunci motor. Namun karena diduga korban sadar, aksi tersebut akhirnya gagal dilakukan.

Postingan yang diunggah Krabby Patty itu  mendapat banyak tanggapan dari para pengguna Facebook. Bahkan mereka juga mengatakan kejadian dengan modus tersebut, juga seringkali terjadi.

Seperti yang dijelaskan akun Ifanka Ciprut, ia menuliskan selama komentar, Jika keponakannya juga pernah menjadi korban gendam dengan modus tersebut. Saat itu, keponakannya diminta hp dan uang di kawasan Klayatan gang 2.

Ada juga akun YuyunZhe yang juga membebeberkan seringnya modus tersebut terjadi. Ia juga menyampaikan jika anaknya pernah menjadi korban gendam dengan modus yang sama di kawasan Polehan.

Kemudian ada lagi, akun Addi Irawan yang juga mengajak jika temannya pernah juga menjadi korban gendam modus lepas baut. Saat itu, temannya menjadi korban gendam dan harus kehilangan hp dan juga uang tunai di kawasan Mergan, Kecamatan Sukun.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi, dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp, mengenai adanya kejadian tersebut, masih belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan.

Namun Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengimbau, masyarakat saat ini harus lebih berhati-hati lagi dan selalu waspada dan jangan meremehkan situasi. "Setiap warga masyarakat harus selalu peka terhadap lingkungan sekitarnya. Utamanya kaum wanita, harus ekstra hati-hati, sebisa mungkin hindari kawasan yang sepi, jangan tonjolkan barang-barang berharga dan selalu simpan barang-barang berharga pada tempat yang aman,"bebernya. 

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat, agar bisa menjadi polisi bagi diri sendiri maupun orang lain, baik itu tetangga, teman maupun kerabat dalam menjaga keamanan sekitarnya maupun menjaga harta bendanya. "Jangan segan juga melaporkan, menginformasikan hal-hal yang janggal atau mencurigakan kepada petugas, sekecil apapun. Sehingga dengan begitu, segala tindakan kriminal atau yang merugikan orang lain bisa segera ditindak lanjuti," pungkasnya.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bondowosotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bondowosotimes.com | marketing[at]bondowosotimes.com
Top