22 Anggota DPRD Kota Probolinggo, Tak Ngantor

Anggota DPRD Kota Probolinggo yang masuk dihari pertama libur lebaran (Agus Salam.Jatim TIMES)
Anggota DPRD Kota Probolinggo yang masuk dihari pertama libur lebaran (Agus Salam.Jatim TIMES)

BONDOWOSOTIMES, PROBOLINGGO – Rupanya, libur lebaran dirasa telalu pendek bagi anggota DPRD Kota Probolinggo. Terbukti, dari 29 orang, hanya 7 orang yang masuk alias tidak absen. Di hari pertama kerja pasca libur lebaran tersebut, Senin (10/9) sebanyak 22 anggota dewan yang tidak masuk.

Belum diketahui, mengapa hampir 75 persen anggota dewan tidak ngantor, apakah masih ada urusan keluarga yang masih belum diselesaikan. Atau karena dihari pertama masuk tersebut, tidak ada agenda yang harus diikuti. Yang jelas, menurut Ketua DPRD, Agus Rudianto Gahffur, mereka yang belum ngantor, belum memberitahukan. Baik secara lisan ataupun melalui surat

Menurutnya, anggota DPRD yang masuk di antaranya, seluruh pimpinan DPRD termasuk dirinya dan wakil Ketua, Mukhlas Kurniawan dan Roy Amran. Sementara anggota dewan yang hadir diantaranya, Saifur Rahman dari Fraksi PKS, Muhammad Yoni dari Nasdem, Jamiatul Holifan dari Golkar dan Saiful dari Partai Golkar.

Disebutkan, sebenarnya jumlah total anggota wakil rakyat sebanyak 30 orang. Satu orang meninggal dunia yakni, H. Yusuf Santo dari Partai Persetuan Pembangunan (PPP) satu bulan yang lalu. Ia tidak ada penggantinya (PAW) karena sisa waktu jabatannya, kurang dari 6 bulan yakni, tinggal 3 bulan. “Bisa di-PAW kalau minimal 6 bulan. Kalau 3 atau 4 bulan, tidak bisa. Aturannya sepertti itu,” tandasnya.

Agus Rudianto Gahffur yang akrab dipanggil Rudi itu menngatakan 22 rekannya, bukan membolos, tetapi tidak hadir. Mereka tidak hadir, karena hari pertama masuk kerja, tidak ada agenda rapat. Dijelaskan, anggota dewan tidak ngantor, tidak mendapat sangsi. “Yang tidak ngantor, tidak ada sangsi. Apalagi, hari ini tidak ada agenda. Mulai besuk sudah ada agenda,” ujarnya.

Menurutnya, anggota dewan wajib ngantor saat ada rapat paripurna. Jika dalam agenda sidang paripurna ada anggota dewan yang tidak hadir sampai tiga kali, maka pimpinan akan memberitahukan ke fraksi. Dan fraksilah, lanjut Rudi yang akan memberi sangsi. “Kami tidak bisa memberi sangsi. Tatibnya mengatur seperti itu. Yang memberi sangsi, fraksinya,” tambahnya.

Meski tidak ada sanksi, dia berharap, hari kedua masuk kerja paska libur lebaran, seluruh dewan diminta hadir. Sebab hari itu DPRD menggelar rapat pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHPBPK) 2018 di masing-masing komisi. Rapat tersebut merupakan langkah pengawasan terhadap hasil pemeriksaan BPK RI. “Agenda besok membahas audit BPK Jawa Timur. Di masing-masing komisi. Menghadirkan OPD terkait,” pungkas Rudi.

Pewarta : Agus Salam
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bondowosotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bondowosotimes.com | marketing[at]bondowosotimes.com
Top