Terkait Video Mesum Banyuwangi, Mengapa Remaja Sekarang Lihai Melakukan Hubungan Seksual Layaknya Suami Istri?

Meme yang beredar pasca tersebarnya video mesum Banyuwangi. (Foto istimewa)
Meme yang beredar pasca tersebarnya video mesum Banyuwangi. (Foto istimewa)

BONDOWOSOTIMES, BANYUWANGI – Video mesum yang dipraktikkan siswi SMP dengan mahasiswa di Banyuwangi membuat sebagian masyarakat heran. 

Mengapa remaja zaman sekarang sudah bisa melakukan hubungan seksual? 

Sedangkan sebagian besar remaja pada zaman dahulu lebih banyak disibukkan dengan bermain.

Berbicara mengenai remaja, sejatinya mereka sedang dalam proses mencari jati diri. 

Mereka sedang berusaha untuk menjejakkan harga dirinya, identitas dirinya di mana, dan sedang berada di dalam proses pematangan psikososial.

Remaja sedang dalam proses pematangan biopsikososial. Meski begitu, tidak ada keselarasan antara kematangan biologisnya dengan kematangan psikososialnya.

Hal ini dinyatakan oleh Pakar Psikologi Perkembangan Anak dan Keluarga Dr Elok Halimatus Sadiyah MSi dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang).

"Jadi dia biologisnya matang psikososialnya belum," ujarnya kepada MalangTIMES.

Kematangan biologis ini ditandai dengan kematangan organ-organ seksual sehingga mereka bisa merasakan keterbangkitan seksual, mereka bisa terangsang, dan sebagainya. 

Dan orang kalau sudah terangsang biasanya selalu ingin memuaskan gairah seksualnya. Itu secara biologis.

Namun hal ini tidak ditunjang oleh perkembangan psikososial remaja, yakni psikologis, sosial, moralitasnya, dan sebagainya. 

Jadi nilai-nilai, kepercayaan, dan moralitasnya tidak mendukung.

"Apalagi zaman sekarang. Zaman sekarang kan luar biasa. Kita berada dalam sebuah zaman yang mengalami perubahan nilai dan sikap terhadap seks yang sangat drastis, berbeda dengan zaman dulu," terang Elok.

Jadi, sekarang perubahan sikap, kepercayaan, nilai, dan ekspresi seksual remaja luar biasa berbeda dengan zaman-zaman sebelumnya. Mengapa bisa begitu?

"Karena memang akses mereka kepada hal yang bersifat pornografi itu sangat mudah. Terutama medsos yang tidak terkontrol," tandas Elok.

Remaja sekarang ini, dikatakan Elok, sedang menghadapi tantangan yang luar biasa. 

Mereka secara biologis matang, seksualitasnya matang. Tantangannya, mereka begitu mudah mengakses paparan-paparan pornografi.

"Zaman dulu itu tantangannya tidak berat. Kalau remaja zaman sekarang tantangannya berat. Padahal mereka secara psikososialnya baru berproses," imbuhnya.

Akhirnya, ya seperti kasus di Banyuwangi itu tadi, mereka seringkali ceroboh, tidak mampu menahan diri alias kontrol diri mereka lemah.

"Apalagi kalau tidak ditunjang dengan agama yang kuat," pungkas Elok.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bondowosotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bondowosotimes.com | marketing[at]bondowosotimes.com
Top