Sasar Kaum Milenial, Partai Golkar Gelar Pendidikan Politik kepada Generasi Muda

Para narasumber saat presentasi pendidikan politik di hadapan pemilih pemula, Kamis (4/4/2019) (Foto: Indra Setiawan/BondowosoTIMES)
Para narasumber saat presentasi pendidikan politik di hadapan pemilih pemula, Kamis (4/4/2019) (Foto: Indra Setiawan/BondowosoTIMES)

BONDOWOSOTIMES – Pemilu bukanlah sekadar perhelatan 5 tahunan menentukan nasib bangsa dan negara. 

Tetapi lebih daripada itu, Pemilu merupakan ajang menentukan nasib rakyat dan generasi demi generasi, agar bangsa ini mewariskan generasi bermutu dengan kualitas sumber daya manusia yang mempuni.

Termasuk mewariskan kekayaan negara yang dikelola secara optimal oleh generasi penerus bangsa.

Dalam rangka hal tersebut, sebagai ikhtiar mempersiapkan generasi mutu bangsa Indonesia, Partai Golkar menyelenggarakan pendidikan politik dengan tajuk "MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILU 2019" yang berlokasi di Kafe Bunga Pelita, seputar area Kelurahan Tamansari Kabupaten Bondowoso, Rabu (3/4/2019) sore hari.

Acara yang berlangsung 3 jam ini dibagi menjadi 2 sesi. 

Sesi pertama berupa talkshow tentang "Pentingnya Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula" dimulai pukul 14.00 WIB, sedangkan sesi kedua berupa seminar yang mengusung tema "Urgensi Partisipasi Politik Pemilih Pemula". 

Hadir dalam kegiatan tersebutf sejumlah Narasumber yaitu; Zulfikar Arse Sadikin (Fungsionaris Partai Golkar), Ramli S.Pi, MM (Dosen Universitas Ibrahimy) dan Hairul Anam (Komisioner KPUD Bondowoso).

Pada saat talkshow, Zulfikar mengutarakan betapa pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula. 

"Salah satu fungsi Partai Politik adalah menjadi Politic Educator yang memberikan wawasan politik bagi konstituennya, hal ini menegaskan betapa pentingnya pendidikan politik bagi pemilih cerdas dan pemilih cerdas itu hadir dari gerbong kaum milenial yang merepresentasikan kaum terdidik dan terpelajar", ujarnya.

Di sesi kedua, Zulfikar menambahkan "Masih ada waktu untuk menggali informasi menuju 17 April 2019 nanti, hendaknya pemilih pemula menimbang dengan logis dan rasional siapa yang bisa membawa aspirasi rakyat di gerbang parlemen, sebab memilih itu harus dengan keyakinan hati dan bertemunya chemistry antara calon wakil rakyat dan masyarakat", imbuhnya.

Masih dalam suasana seminar, Ramli Arul yang mewakili kalangan akademisipun bersetuju dengan Zulfikar, dia menegaskan, "Pentingnya pendidikan politik diadakan agar masyarakat terutama kalangan pelajar dan mahasiswa memiliki pondasi yang kuat dalam menentukan Pemimpin-pemimpin bangsa ke depan, baik dalam konteks Pilpres maupun Pilcaleg", tegasnya.

Sebagai penutup, Hairul Anam yang mewakili penyelenggara berpesan agar kalangan milenial mencari referensi sebanyak mungkin dalam menentukan pilihannya. 

"Referensi itu bisa saudara-saudara dapatkan melalui media, alat peraga kampanye dan lain-lain", tuturnya.

"Dan jangan lupa! Ketika di TPS gunakan cara-cara yang benar agar suara kalian sah. Selain itu nanti ada 5 surat suara yaitu Presiden cover warnanya abu-abu. DPR-RI warna kuning, DPD warna merah, DPRD Propinsi itu biru, dan DPRD Kabupaten berwarna hijau, selanjutnya pahami teknis penggunaannya jangan sampai suara anda tidak sah", imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut 50 Komunitas dan Grup Gobak Sodor yang mewakili ratusan atlet-atlet muda berprestasi dan telah memenangkan kejuaraan tingkat propinsi, ikut memeriahkan serta meramaikan acara.

Pewarta : Indra Setiawan
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Bondowoso TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bondowosotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bondowosotimes.com | marketing[at]bondowosotimes.com
Top