Tidak Banyak Pelaku Usaha Tahu, Dana Pinjaman untuk UMKM Bondowoso Tahun Lalu Terserap Rp 45 Miliar

Pimpinan Bank UMKM Cabang Bondowoso,  Suwarno, SE. saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (2/2/2019) (Foto : Ismaili Al Farisi/BondowosoTIMES)
Pimpinan Bank UMKM Cabang Bondowoso, Suwarno, SE. saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (2/2/2019) (Foto : Ismaili Al Farisi/BondowosoTIMES)

BONDOWOSOTIMES – Dana pinjaman modal untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang ditargetkan Bank UMKM cabang Bondowoso, salah satu Badan Usaha Milik Daerah Pemprov Jatim, terserap hingga 100% pada tahun 2018. 

Hal tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Bank UMKM cabang Bondowoso dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso di bawah koordinasi Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan.

Pimpinan cabang Bank UMKM Bondowoso, Suwarno, SE. menjelaskan pihaknya telah mengucurkan dana pinjaman executing (bergulir) sebesar Rp 45 milliar pada tahun 2018, dan itu telah memenuhi target penyerapan dana pinjaman UMKM sebesar 100%. 

Saat ditanya tentang strateginya ia menambahkan, “Selain kami bersinergi dengan mitra kami yakni Diskoperindag Kabupaten Bondowoso sejak tahun 2011, kami juga jemput bola dengan menyosialisasikan program pinjaman modal UMKM ini ke para pelaku UMKM di beberapa desa," imbuhnya.

Terkait dengan target pencairan modal dana executing di tahun 2019, ia menargetkan minimal harus ada peningkatan penyerapan dana pinjaman sebesar 10%. 

Namun sosialisasi tentang dana pinjaman modal dari Bank UMKM dirasa kurang komprehensif oleh sebagian pelaku UMKM. 

Ibu Rukmini, seorang pedagang sembako dan sayur mayur di Desa Lojajar Kecamatan Tenggarang mengaku belum mengetahui tentang adanya dana pinjaman modal dari Bank UMKM tersebut. 

“Selama ini kami hanya meminjam modal dari koperasi yang ditawarkan oleh petugasnya langsung ke rumah kami. Tapi saya merasa cukup terbebani dengan tingginya bunga, itu pun kami harus membayar tagihan dua kali dalam sebulan," jelasnya.

Saat dikonfirmasi tentang hal tersebut, Suwarno menerangkan bahwa hadirnya Bank UMKM adalah untuk menyediakan akses pinjaman modal dengan bunga ringan dan bersaing bagi pelaku UMKM. 

"Kami harus menjadi bagian penting dalam kemajuan UMKM di Bondowoso, karena itu komitmen kami", paparnya.

Ia berharap pelaku UMKM juga pro aktif untuk mencari informasi tentang pinjaman modal ringan dari Bank UMKM dan menghindari pinjaman modal dengan bunga yang cukup memberatkan pelaku UMKM. 

Pewarta : Ismaili Alfarisi
Editor : Heryanto
Publisher : Yogi Iqbal
Sumber : Bondowoso TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bondowosotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bondowosotimes.com | marketing[at]bondowosotimes.com
Top