Pemkab Malang Bakal Kembangkan Kawasan Wisata Petik Apel Madusari Tumpang

Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna ketika meninjau lokasi Agrowisata Petik Apel Msdusari, Dusum Tosari di acara Bina Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Kamis (8/2/2018). (foto : Istimewa)
Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna ketika meninjau lokasi Agrowisata Petik Apel Msdusari, Dusum Tosari di acara Bina Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Kamis (8/2/2018). (foto : Istimewa)

BONDOWOSOTIMES, MALANG – Wilayah Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang dengan ketinggian antara 800 sampai 1.050 meter dari permukaan laut (Mdpl) kaya akan potensi hortikultura. Salah satunya tanaman apel.

Desa Duwet Krajan ini juga memiliki Agrowisata Petik Apel Madusari yang berada di Dusun Tosari. Beragam jenis apel dibudidayakan oleh kelompok tani. Antara lain apel jenis anna, rome beauty dan manalagi. Apel itu ditanam di lahan seluas 130 hektare.

Kebun apel yang yang dikelola Gabungan Kelompok Tani Mulyo I, II, dan III ini sekali panen mampu menghasilkan 17 ton sampai 40 ton apel perhektare. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang akan mengembangkan kawasan lahan pertanian apel lebih luas untuk dijadikan agrowisata petik apel.

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang pun terus mendorong adanya peningkatan produksi apel. "Kami sangat mengapresiasi Gapoktan Tani Mulyo yang sukses membudidayakan tanaman apel seluas 130 hektare dengan menghasilkan produksi 25 ton perhektare. Ini luar biasa sekali dan kedepan harus dikembangkan lebih luas lagi untuk kawasan apel," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten, M. Nasri Abdul Wahid kepada MalangTIMES.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten, M. Nasri Abdul Wahid  (kiri) ketika menemani Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna meninjau Agrowisata Petik Apel Madusari, Dusun Tosari, Desa Duwet Krajan, Tumpang. (foto : Istimewa)

Lebih lanjut Nasri menerangkan dengan luas lahan 130 hektare dengan menghasilkan rata-rata 25-30 ton perhektare membuktikan bahwa wilayah Desa Duwet Krajan sangat berpotensi untuk dikembangkan kawasan petik apel. 

"Kami melihat semangat petani apel sangat militan sekali. Kedepan kami akan kembangkan lagi luas lahan kawasan apel yang masih ada sekitar 500 an hektare. Nanti kan mengarah ke wisata petik apel juga," jelasnya.

Disamping itu, Gapoktan Madusari sudah memiliki penyediaan bibit sendiri dan pembudidaya apel untuk meningkatkan perekonomiannya

Karena potensi itu Agrowisata Petik Apel Madusari menjadi salah satu kunjungan Bupati Malang, Rendra Kresna dalam Bina Desa Duwet Krajan, Kamis (8/2/2018).

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bondowosotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bondowosotimes.com | marketing[at]bondowosotimes.com
Top